Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Jumat, 27 Juli 2012
Tiga Masjid Yang Utama: Shalat di Masjidil Haram Senilai Dengan Seratus Ribu Shalat
Allah
swt berfirman dalam hadits Qudsi; “Barangsiapa
yang berziarah kepada-Ku dengan berjunjung ke Ka’bah (Masjid Haram) atau masjid
Rasulullah saw (masjid Nabawi) dan pada Baitil Magdis, lalu meninggal dunia
(pada saat-saat itu) matinya termasuk mati syahid.” (HQR Dailami yang
bersumber dari Anas r.a).
Masjidil Haram
Orang-orang
yang mengadakan perjalanan dengan niat mengunjungi satu
Senin, 18 Juni 2012
Kisah Sorban Syekh H. Abdul Majid
Dalam
beberapa tulisan di blog ini tentang
perjalanan hidup Syekh Abdul Majid ada
banyak pelajaran yang bisa diambil. Abdul Majid kecil yang dilahirkan di Guguk
Salo Kenagarian Lawang Mandahiling tahun 1885 pergi menuntut ilmu ke Lintau dan
berguru pada Syekh H. Bustami. Semasa beguru di Lintau ia diajak gurunya Syekh
H.Bustami naik haji ke Mekah tahun 1894. Kemudian setelah kembali ke
Sabtu, 05 Mei 2012
Anda Seorang Yang (Lekas) Pemarah ! Inilah Obatnya
Catatan Boy Yendra Tamin
Kita pasti pernah mendengar
seseorang harus meringkuk dipenjara karena ia melampiaskan kemarahannya
melampaui batas atau tidak mampu mengendalikan marahnya. Bahkan pelampiasan kemarahan itu tidak sebanding dengan persoalannya
yang membuat diri seseorang tersinggung. Karena itu, Apakah kita termasuk orang
yang sering marah atau termasuk orang yang lekas marah ? Jika
Rabu, 02 Mei 2012
Eksistensi Hukum Islam Dan Pembentukan Hukum Di Indonesia
Oleh : Boy Yendra Tamin
Sebagaimana
diketahui, bahwa eksitensi Hukum Islam sudah dikenal di Indonesia jauh sebelum
masuknya pemerintah Kolonial Belanda disamping Hukum Adat yang merupakan hukum asli Indonesia. Dalam
konteks ini, tentunya keberadaan Hukum Islam di Indonesia integral dengan
menyebarnya agama Islam di nusantara dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan
dari ajaran Islam.
Kamis, 26 April 2012
Guguk Salo Mulai Dibaca Dan Syek Abdul Majid Mendirikan Suluk Di Suraunya
Sebelumnya
telah dikisahkan Surau Guguk Salo makin hari makin banyak dikunjungi orang dan
sejak Syekh H Abdul Majid kembali dari Tanah Suci kali keduanya, murid-murid
makin banyak belajar Agama Islam di Surau Guguk Sal0—Dunia Hukum,
Disusun
Oleh : Buya Haji Ramli; M.Nur Engku Mudo; Almanar Ham.
ilustrasi
Sejalan
dengan perkembangan sekolah-sekolah Agama Islam di Minangkabau, dengan
Senin, 23 April 2012
Tamu Berdatangan Ke Surau Guguk Salo Termasuk Dari Singapura Dan Kisah Syekh H Abdul Majid Bertukar Ilmu Dengan Datuk Sirangkak
Sejak Surau Guguk Salo mulai dipakai tahun 1927 banyak tamu berdatangan termasuk dari Singapura. Dunia Hukum
Disusun Oleh : Buya Haji Ramli; M.Nur
Engku Mudo; Almanar Ham.
ilustrasi
Semenjak
dimulainya pemakaian Surau Guguk Salo tahun 1927, semakin banyaklah orang-orang
berdatangan dari berbagai daerah. Ada yang ingin belajar semata-mata, ada yang
menjadi tamu biasa, bahkan ada pula
Sabtu, 21 April 2012
Syekh H. Abdul Majid Mengajarkan Ilmu Tashauf (Thariqat Naqsabandiyah) di Surau Guguk Salo
Surau menempati peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau dan hal itu terlihat juga fungsi surau dalam pandangan dan maksud Syekh Abdul Majid mendirikan Surau Guguk Salo-- Dunia Hukum.
Disusun Oleh : Buya Haji Ramli; M.Nur Engku Mudo; Almanar Ham.
Sekembalinya dari menunaikan Ibadah haji untuk kedua kalinya, maka mulailah Haji Abdul Majid dipanggil dengan
Kamis, 19 April 2012
Syekh Haji Abdul Majid Kedua Kalinya Kembali Ke Tanah Suci Ketika Dunia Transportasi Masih Sulit dan Misteri Soal Anak Kunci Di Kampung
Menunaikan
Ibadah haji untuk kedua kali saat dunia transportasi belum semaju sekarang
bukanlah perkara mudah. Pada saat menunaikan Ibadah haji kedua itu, di kampung
ada misteri soal anak kunci.—dunia hukum.
Disusun oleh: Buya
Haji Ramli, M.Nur Engku Mudo, Almanar HAM
Berkat
keyakinan dan ketabaha, siang mencari nafkah (kesawah-keladang) malam hari
mengajar orang-orang tua, maka
Sabtu, 14 April 2012
Kembali dari Tanah Suci: Syekh H Abdul Majid Mengajar dan Mendirikan Surau Guguk Salo
Sebelumnya
telah dikisahkan Abdul Majid (Syekh Haji Abdul Majid) berlayar ke Tanah Suci bersama
gurunya Syekh H Bustami dan tangkatnya lenyap saat berziarah di Maqam
Rasulullah Saw- Dunia Hukum.
Disusun oleh: Buya Haji Ramli, M.Nur Engku
Mudo, Almanar HAM
Dua
tahun kembali dari Tanah Suci Makkatul
Mukarromah, sebagai seorang murid yang
berlajar hanya karena kemauan sendiri, apalagi
Jumat, 13 April 2012
Tongkat Syekh H Abdul Majid Guguk Salo Lenyap Saat Ziarah di Maqam Rasulullah Saw
Semasa mengaji di Tanjung Bonai di surau Syek H Bustami, Syekh Abdul Majid suatu hari dalam perjalanan di pertengahan Bukit Marapalam diberi tongkat oleh orang tidak dikenal dan tongkat tersebut juga dibawa Abdul Majid waktu pergi ke Tanah Suci-- Dunia Hukum
Disusun
oleh: Buya H. Ramli; M. Nur Engku Muda; Almanar HAM
Begitu
selesai menunaikan Ibadah Haji yang dimulai dengat ihram di
Rabu, 11 April 2012
Syekh H Abdul Majid Guguk Salo Berenang di Laut Merah
Disusun oleh: Buya Haji Ramli, M.Nur Engku Mudo, Almanar HAM
Setelah
menempuh perjalanan darat dan laut 5
bulan lamanya maka barulah kapal memasuki Laut Merah. Hampir-hampir sampai di
Jeddah, kapal berhenti tidak ada yang merapat
di pelabuhan. Apa sebabnya tidak
ada yang tahu secara pasti.
Dari
tengah laut itu harus naik sampan sampai menuju Pelabuhan Jeddah. Sampan-sampan
itu
Minggu, 08 April 2012
Syekh Abdul Majid Berlayar Ke Tanah Suci
Untuk pergi
menunaikan ibadah Haji tidaklah semudah saat ini yang dalam beberapa jam saja
sudah sampai di Mekkah, tetapi pada masa dulu selain tantangan perjalanan yang
berat, untuk sampai ke Mekkah dibutuhkan waktu 8 bulan untuk perjalanan saja – DuniaHukum
Disusun oleh: Buya Haji Ramli, M.Nur Engku Mudo, Almanar HAM
ilustrasi
Bulan Rajab sudah hampir tiba. Semua anak dagang
merasa
Jumat, 06 April 2012
Syekh Haji Abdul Majid Guguk Salo dan Kisah Tobat Di Warung Kopi
Sebelumnya
telah dikisahkan perjalanan hidup Syekh Haji Abdul Majid anak nagari Lawang
Mandahiling pernah dirampok penyamun yang mencari uang benggo merah—Dunia Hukum
Disusun oleh: Buya Haji Ramli, M.Nur Engku Mudo, Almanar HAM
foto ilustrasi
“Wahai
Pakih !”, inilah panggilan yang
terdengar dari belakang sewaktu Abdul Madjid hendak menyeberang jalan di Pasar Balai Tangah Lintau
Kamis, 05 April 2012
Syekh Abdul Majid Memadamkan Api Dari Rumah Terbakar Dengan Tongkat
Sebelumnya telah dikisahkan
Syekh Abdul Majid anak nagari Lawang Mandahiling ini diberi tongkat orang tak dikenal dan dengan tongkat itu pula
ia padamkan api dari sebuah rumah terbakar – Dunia Hukum.
Disusun oleh: Buya Haji Ramli, M.Nur Engku
Mudo, Almanar HAM
foto ilustrasi
Selama
kurang lebih 4 tahun Abdul Majid belajar dengan Syekh Bustami, kini ia diangkat
menjadi pembantu guru.
Selasa, 03 April 2012
Kisah Syekh Haji Abdul Majid Diberi Tongkat Amanah Oleh Orang Tak Dikenal
Pada
kisah sebelumnya telah diceritakan Syekh Abdul Majid Dirampok Penyamun, dan
kali ini ada Peristiwa fenomenal yang
dialami Syekh Haji Abdul Majid diberi tangkat orang tak orang tak dikenal saat
beristirahat dipertengahan Bukit Marapalam- Dunia Hukum
Disusun
oleh: Buya Haji
Ramli, M.Nur Engku Mudo, Almanar HAM
Pagi-pagi
sesudah sholat shubuh dimasa belajar di Tanjung Bonai Syek
Jumat, 30 Maret 2012
Kisah Syekh Haji Abdul Majid Dirampok Penyamun
Sebelumnya
telah dikisahkan bagaimana Syekh Abdul Majid dimasa baru belajar di Surau
Tanjung Bonai dan Cincin Guru, kali ini kisah Abdul Majid dirampok penyamun
yang mencari uang merah.-Dunia hukum-
Disusun oleh: Buya
Haji Ramli, M.Nur Engku Mudo, Almanar HAM.
Sebagaimana
lazimnya dihari Kamis, murid-murid tidak belajar. Mereka yang jauh dari kampong
halaman , berusaha mencari nafkah
Kamis, 29 Maret 2012
Kisah Syekh H Abdul Majid dan Cincin Guru
Setelah
bermalan di Tanjung Sungayang di rumah Pedagang Tembakau, Syekh Abdul Majid
remaja berjalan ke Lintau sesuai dengan saran mamak pedagang tembakau . Syekh
Abdul Majid remaja menemukan guru di Tanjung Bonai – Dunia hukum.
Disusun oleh: Buya Haji Ramli, M.Nur Engku Mudo, Almanar HAM.
Setibanya
di Lintau, tepatnya di Balai Tangah Abdul Majid berpisah dengan kawan yang
seiring dari
Senin, 26 Maret 2012
Kisah Syekh H. Abdul Majid Guguk Salo Dengan Ibu dan Mamak Pedagang
Petunjuk
pertama mendapatkan guru di Nagari Lintau didapat Abdul Majid dari pedagang
tembakau di Pasar Sumanik.---Dunia hukum—
Disusun oleh: Buya
Haji Ramli, M.Nur Engku Mudo, Almanar HAM.
Jalan Menuju Nagari Sumanik (Foto:Boy Y Tamin)
Dengan
langkah terayun-ayun Syekh Abdul Majid remaja mulai meninggalkan Nagari Lawang
Mandahiling akan memasuki Nagari Supayang, ia ditegur oleh
Minggu, 25 Maret 2012
Masa Kecil Dan Mencari Ilmu Syekh Haji Abdul Majid Guguk Salo
Pada
tulisan sebelumnya telah dikisahkan kilasan sosok Syek Haji Abdul Majid Guguk
Salo dan tulisan berikut adalah catatan masa kecil dan mencari Ilmu dari Syekh Haji
Abdul Majid.
(Bagian Pertama Klik Disini
Disusun oleh: Buya Haji Ramli, M.Nur
Engku Mudo, Almanar HAM.
Hari
dan tanggal lahir Syek Haji Abdul Majid tidak diketahui secara pasti. Sebab
pada umumnya orang-orang tua dahulu
Sejarah Hidup Syekh Haji Abdul Majid (Guguk Salo)
Syekh Haji Abdul Majid lahir di Lawang Mandahiling tahun 1873 dan wafat tahun 1958 dan dimakamkan di Guguk Salo Kenagarian Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpaung Kab Tanah Datar.
Disusun oleh: Buya Haji Ramli, M.Nur
Engku Mudo, Almanar HAM.
Syekh
Haji Abdul Majid adalah seorang Ulama yang bersifat pendidik. Pengasuh dan
pengajar bagi orang tua-tua yang tidak punya kesempatan
Langganan:
Postingan (Atom)